FEATURED VIDEO

Selamat Datang di "GERBANG KADIRI NEWS". ..................................................................................... Kami berusaha memberikan informasi yang uptodate bagi pengunjung ataupun penggemar GE-KA NEWS. ..................................................................................... Jangan lupa tinggalkan komentar anda, agar kami dapat memperbaiki atau memberikan yang lebih baik untuk kepentingan kita bersama. Terima kasih. ..................................................................................... (GE-KA / 4reitech Team)

Thursday, June 10, 2010

Umi Laila: Kepala Sekolah Harus Waspadai Makelar siswa

Umi Laila: Kepala Sekolah Harus Waspadai Makelar siswa
GE-KA, Kediri - Dinas Pendidikan Kota Kediri mengingatkan, seluruh Kepala Sekolah SMP maupun SMA, untuk tidak bermain curang dalam agenda Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2010.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Kediri Umi Laila mengatakan, sistem penerimaan siswa dalam PPDB tahun 2010, memang dikhawatirkan membuka celah bagi praktek kecurangan karena menggunakan NUN dan tes akademik. Seperti yang disampaikan banyak pihak, baik kalangan DPRD, Dewan Pendidikan maupun praktisi pendidikan, tranparansi dan kemurnian PPDB tergantung pada kepala sekolah masing masing.

Mengingat, masuk dan tidaknya siswa di sekolah yang dituju, tergantung penilaian pihak sekolah. Kepala sekolah mempunyai tanggungjawab besar, karena tentu dalam PPDB banyak tawaran yang tidak semestinya, terutama dari oknum yang bisa dikatakan sebagai makelar siswa. Mengingat sangat riskan, Umi Laila mewanti wanti agar setiap kepala sekolah bisa menjalankan proses PPDB sesuai aturan.

Umi Laila menambahkan, sebagai pelaksana pihaknya hanya akan bertindak sesuai aturan dalam Perwali, yang sudah diberlakukan. Meski aturan yang tertuang di Perwali mendapat banyak kritikan dari berbagai pihak, tetapi itu sudah menjadi kebijakan kepala daerah.

Gus Ipul Ingatkan Pengawasan PPDB Karena Rawan Kecurangan

Gus Ipul Ingatkan Pengawasan PPDB Karena Rawan Kecurangan
GE-KA, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf  mengingatkan, agar Walikota Kediri, mengawasi proses seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), karena rawan permainan.

Disela acara peresmian Pon Pes Transmigrasi di Lirboyo, Wakil Gubernur Saifullah Yusuf atau yang lebih akrab disapa Gus Ipul sempat memberikan wejangan agar pelaksanaan PPDB 2010, bisa obyektif dan transparan.

“ Sistem penerimaan menggunakan NUN dan tes, membuka peluang bagi praktek kecurangan. Karena nilai akademik siswa bisa diatur oleh oknum sekolah,” kata Gus Ipul.

Untuk itu, Gus Ipul mengingatkan pada Walikota Kediri agar bisa mengawal pelaksanan PPDB, sehingga sesuai dengan aturan. Melalui Badan Inspektorat, harus ada tim khusus yang memantau langsung di lapangan.

Gus Ipul menambahkan, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) setiap ganti tahun ajaran, memang diserahkan pada kepala daerah masing masing. Tetapi terkait aturannya, harus bisa dijalankan dengan bersih dan transparan.

Kapolresta Kediri Ancam Pecat Anggotanya

GE-KA, Kediri - Brigadir Fendrik, Anggota Polresta Kediri terancam dipecat, jika terbuki bersalah, dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri.

Kapolresta Kediri AKBP Rastra Gunawan mengatakan, Berkas Acara Pemeriksaan (BAP) Brigadir Fendrik, telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kediri. Satuan Reskrim tinggal mengirimkan tersangka, dan barang bukti, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Kejaksaan.

Kata AKBP Rastra Gunawan, tidak ada kendala yang berarti, dalam proses penanganan kasus tersebut dan semua berpedoman pada pasal 184 KUHAP tentang pencabulan.  Tidak ada perbedaan dalam penanganan dalam kasus pidana siapapun diperlakukan sama.

Menurut AKBP Rastra Gunawan, terkait status Brigadir Fendrik yang masih tercatat sebagai polisi meski sekarang non job, pihaknya tidak menjamin tetap disandang tersangka. Jika diputuskan bersalah kemungkinan bisa dipecat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Brigadir Fendrik telah mencabuli gadis di bawah umur yang tinggal di Kelurahan Gayam. Sesuai laporan keluarga yang diterima petugas, perbuatan tidak senonoh oknum polisi itu terjadi di salah satu hotel di Kota Kediri, setelah sebelumnya tersangka menghampiri korban saat duduk-duduk di area Gelanggang Olah Raga (GOR) Jayabaya Kediri.

Wednesday, June 9, 2010

KETUA UMUM PERSIK BAKAL LEPAS JABATAN..?

GE-KA, KEDIRI- Jebloknya prestasi musim ini hingga terdegradasi membuat Macan Putih memaksa berbenah. Sinyal-sinyal perubahan tampaknya mulai keluar, khusunya dari top leader Macan Putih. Kabar yang berhembus beberapa perubahan penting bakal terjadi musim depan saat Persik main di divisi utama maupun jika tetap bertahan di ajang ISL.

Informasi tersebut tidak dibantah oleh Humas Persik Nur Muhyar. "Memang akan ada sejumlah perubahan," jelasnya.

Namun dia belum mau membeber lebih jauh bagaimana rincian perubahan yang bakal terjadi tersebut. "Sekarang masih dalam tahap pematangan. Akan kami sampaikan nanti kalau sudah ada kepastian," jelas pria yang juga Kabag Humas Pemkot Kediri tersebut.

Kabar yang beredar, salah satu perubahan penting tersebut adalah Wali Kota Kediri Samsul Ashar yang juga ketua umum dan manajer Persik akan meletakkan jabatan yang selama satu musim terakhir disandangnya di tim kebanggan Kota Tahu tersebut. Belum jelas jabatan sebagai ketua umum atau manajer yang bakal dilepasnya.

Namun, hal itu langsung dibantah oleh Nur Muhyar. "Bukan sepert itu perubahannya. Bukan meletakkan jabatan atau mengundurkan diri, karena tidak mungkin wali kota Kediri lepas dari Persik," terangnya.

Sebab secara struktural dan keorganisasian tim-tim eksperserikatan PSSI, wali kota Kediri menurutnya secara otomatis menjadi owner Persik. Sehingga, orang nomor satu di Persik tidak akan bisa mengundurkan diri dari tim juara dua kali tersebut. "Kalau wali kota mundur (dari jabatannya di Persik, red), terus yang tanda tangan keperluan Persik siapa?" dalihnya.

Sebab selama ini Persik masih menggantungkan dana dari APBD, sehingga tanda tangan orang nomor satu di Kota Kediri itu mutlak di perlukan untuk kelangsungan hidup tim berkostum ungu-ungu itu.

Nur Muhyar menjelaskan bahwa dalam waktu dekat perubahan tersebut akan diumumkan secara gambling. Sehingga Macan Putih bisa menatap musim depan dengan lebih awal. "Kami akan sampaikan selengkapnya nanti," tandasnya kemarin.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger