Posted by Donal Bebek Nda on 6:48 AM

SAAT ini,
dikenal lima rasa dasar yang dapat bisa dikecap lidah manusia, yakni
manis, pahit, asam, asin, dan umami. Tahukah Anda apa itu umami?
Umami merupakan pelengkap dari empat rasa dasar yang sudah ada. Umami
berasal dari bahasa Jepang, “umai” yang artinya savoury,
deliciousness, atau brothy. Rasa umami dominan pada
lezatnya rasa kaldu.
Para 1908, Kikunae Ikeda, seorang profesor dari Universitas Tokyo
meneliti lebih jauh tentang rasa umami. Ikeda berhasil menemukan
glutamat sebagai sumber rasa umami dari kaldu rumput laut (kombu).
Profesor Ikeda yakin rasa umami berbeda dari empat rasa dasar yang
telah dikenal sebelumnya. Pada akhirnya, rasa umami diakui dunia sebagai
rasa dasar ke-5, tepatnya pada 1980-an.
“Ketika masih muda, Ikeda belajar di Eropa. Dia mencoba untuk meneliti
mengapa teman-temannya bertubuh besar. Jawabannya, karena makannya
banyak. Ini yang melandasi pemikiran tersebut dan penemuan kombu kering
yang memiliki kandungan glutamat sangat tinggi. Lalu lahirlah umami,”
papar Purwiyatno Hariyadi MSc PhD, Ahli Pangan dan Gizi dari Institut
Pertanian Bogor dalam acara talkshow mengenai UMAMI (gurih) yang
diadakan PT Ajinomoto Indonesia di Hotel Majapahit, Surabaya, baru-baru
ini.
Purwiyanto memaparkan, sebelumnya cita rasa dasar yang dikecap lidah
manusia hanya ada empat, tapi sebenarnya ada rasa lain yang masih
terdapat di dalamnya.
“Kalau kita coba mencicip, menikmati pelan-pelan, lalu mengunyah
makanan, sebenarnya ada rasa lain, lebih dari sekadar empat rasa. Ada
kelas sendiri yang tidak bisa dikategorikan,” rincinya.
Rasa umami bisa didapat dari bahan-bahan makan yang ada di sekitar kita,
seperti tempe, keju, terasi, ikan, daging, susu dan bahan-bahan lain
yang mengandung glutamat, termasuk bumbu penyedap rasa (Monosodium
Glutamat/MSG).
“Umami merupakan cita rasa yang berbeda, mempunyai reseptor rasa
lainnya, dan cita rasa yang baru. Umami berpotensi mengurangi garam pada
produk pangan, mengurangi lemak, dan mengendalikan rasa kenyang,” tukas
Purwiyanto.(ftr)
0 komentar:
Post a Comment